Fayakhun Berbagi Tips Sukses Jualan Mie Ayam



Sekilas memang nampak sepele, tapi siapa sangka bisnis mie ayam mampu menghasilkan omset jutaan rupiah. Itulah yang dirasakan oleh Fayakhun, penjual mie ayam asal Wonosari, Gunung Kidul, DIY. Awalnya ia nekad mencoba bisnis ini sebagai tumpuan ekonomi karena di kampungnya sulit mencari pekerjaan atau membuka bisnis. Ia nekad pergi ke kota dan menjajakan mie ayam keliling.
Berkat kegigihannya, lambat laun bisnis Fayakhun berkembang pesat. Ia bahkan telah memiliki 3 cabang, yakni di Jogja, Klaten, dan Solo. Karyawannya saat ini sejumlah 15 orang. Ketika ditanya rahasia suksesnya sampai bisa membuka cabang, ia menjawab dengan enteng. “Untuk membuka cabang berikutnya, pastikan cabang yang pertama sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan, sehingga dapat diterapkan di cabang lainnya,” tutur Fayakhun.
Fayakhun juga mengungkapkan pentingnya sistem manajerial yang profesional. Untuk membuka cabang, sistem yang ada di cabang pertama, mulai sistem produksi, pelayanan pelanggan, pemasaran, interior, penyajian, manajemen dapur, SDM dan keuangan, harus ditata dengan baik. “Kalau sistem ini sudah berjalan, maka akan mudah dijadikan referensi di cabang lain. Penting juga untuk menuangkan sistem tersebut dalam buku manual atau pun System Operational Procedure (SOP), dengan SOP tersebut akan lebih mudah membuat cabang berikutnya,” lanjut Fayakhun.
Sistem itulah yang dapat diduplikasikan terus-menerus ke cabang-cabang yang akan dibuka. Lalu jika sudah mempunyai cabang-cabang lain dan mempunyai sistem yang kuat, hal tersebut bisa ditawarkan ke program kemitraan dan waralaba. Hal in menurut Fayakhun, akan mengembangkan bisnis lebih besar lagi.
Dalam membuat SOP, Fayakhun menyarankan selain dengan membuat tulisan dan alur kerja, dapat juga membuatnya dengan video shooting, audio recording, atau kumpulan photo-photo. Sehingga akan lebih memudahkan. Namun yang perlu disadari, mengelola 1 kios dengan 3 kios adalah hal berbeda, sehingga mengelola lebih banyak cabang akan memiliki tantangan yang lebih menarik. “Kita akan mengelola sumber daya manusia yang lebih banyak, sehingga akan membentuk diri kita menjadi pemimpin bisnis yang lebih kokoh,” ungkapnya. 
Untuk membangun tim kerja yang baik, maka harus menyelaraskan visi, misi, dan budaya yang diciptakan. Pemberian pelatihan-pelatihan penting dilakukan guna meningkatkan kemampuan atau keterampilan tim sehingga mereka siap ditempatkan di mana saja. “Mengelola keuangannya juga akan lebih menyenangkan, karena jika semua kios menghasilkan keuntungan yang baik, kita harus pandai mengatur keuangan dan investasi,” tambah Fayakhun.

Tetapi yang perlu diperhatikan, lanjut Fayakhun, yakni fakta bahwa belum tentu semua cabang akan menghasilkan keuntungan. Karena itu, perlu lebih dipikirkan proses pemasaran dan promosinya agar semua cabang dapat mempunyai hasil yang baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fayakhun Andriadi : Kokohkan Kebangsaan dengan Akhlak Mulia

Fayakhun Andriadi, Sesalkan Penurunan Partisipasi Politik

Fayakhun Andriadi ; Perhatikan Nasib Pengusaha Kecil